Tindaklanjuti Anak Manusia Silver yang Terjaring, Dinsos Lakukan Pendampingan

PMKS manusia silver.  (Istimewa) 

berita.depok.go.id-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok melakukan penindaklanjutan terhadap penjangkauan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Salah satu PMKS tersebut adalah anak jalanan yang menjadi manusia silver.

Kepala Dinsos Kota Depok Usman Haliyana mengatakan, PKMS yang terjaring adalah anak jalanan  yang menjadi manusia silver. Mereka ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok karena kerap meresahkan masyarakat.

“Pada 25 dan 26 Januari 2021, enam  manusia silver usia 9 – 23 tahun telah terjaring dan dibawa di Rumah Perlindungan Sosial (RPS), Kelurahan Beji Timur,” katanya kepada berita.depok.go.id, Selasa (02/02/21).

Lanjut dia, setelah melakukan asesmen dan penelusuran, pihak keluarga sudah datang ke RPS. Dinsos Depok pun menyerahkan mereka ke keluarga setelah sebelumnya dilakukan pendampingan psikososial.

Dikatakan Usman, Dinsos bersama Pekerja Sosial dan Satpol PP Depok melakukan penelusuran ke tempat penjualan serbuk silver yang digunakan untuk mewarnai badan. Lokasinya sudah diketahui, penjual serbuk juga langsung diberikan imbauan.

“Kami langsung kami datangi untuk memberikan edukasi bahaya penggunaan bubuk silver. Serta mengimbau untuk menghentikan supply bubuk silver,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, bagi PKMS anak yang putus sekolah, pihaknya berupaya agar dapat melanjutkan pendidikan dengan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik). Lalu pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memfasilitasi dokumen kependudukan bagi yang belum memiliki identitas kependudukan.

“Kami telah berkoordinasi dengan Panti Bina Remaja Provinsi Jawa Barat untuk memfasilitasi klien perempuan usia 21 tahun yang ingin mendapatkan pendidikan dan keterampilan,” tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

Leave a Reply