Kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial guna Mewujudkan Lansia Bahagia, Mandiri, dan Produktif



Dinas Sosial Kota Depok menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dengan sasaran utama Lanjut Usia (Lansia). Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kecamatan Sukmajaya pada hari Kamis, 16 Mei 2024. Narasumber yang mengisi kegiatan ini terdiri dari Nila Astuti Hamid, S.Si. (Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga/LK3), M.Si, dr. Rien Pramindari, MKM (Dinas Kesehatan), dan dr. Susiana Nugraha, MN (CEFAS URINDO).

Pada kegiatan ini, narasumber menjelaskan tentang berbagai tips untuk tetap produktif di masa tua. Selain itu, para narasumber juga memberikan informasi tentang cara untuk menangani rasa kesepian yang dialami para lansia. Di usia yang sudah lanjut, rasa kesepian itu muncul karena berbagai hal, di antaranya ditinggal oleh pendamping hidup atau ditinggal anak-anak yang memiliki kehidupan baru dengan keluarganya. Untuk mengatasi rasa kesepian, para lansia dapat menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas fisik, seperti olahraga, berkebun, membuat kerajinan tangan, dan sebagainya.

Selain aktivitas tersebut, para lansia juga dapat mengikuti kegiatan Sekolah Lansia. Sekolah lansia adalah program atau kegiatan yang dirancang khusus untuk menyediakan pelatihan dan pendidikan kepada orang yang sudah memasuki lansia. Tidak hanya itu, Sekolah Lansia juga dapat menjadi tempat untuk bertemu dengan teman-teman sebaya dan meningkatkan kualitas hidup sosial lansia.

Di samping itu, para lansia juga dibekali informasi tentang berbagai layanan kesehatan yang tersedia di Kota Depok. Para narasumber juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Tidak hanya Gen Z dan Alpha, para lansia juga memiliki potensi mengalami masalah mental yang dapat berdampak pada kesehatan fisiknya. Oleh karenanya, para lansia perlu memiliki pengetahuan tentang masalah mental. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia dapat lebih menjaga kesehatannya sehingga mampu menjalani kehidupan dengan lebih mandiri, produktif, dan bisa berkontribusi bagi lingkugan sekitarnya. 


Credit:

-Dok. Dinas Sosial Kota Depok