Memperingati HLUN 2024: Lansia Berkreasi dan Berdaya melalui Pelatihan Kerajinan Tangan
Dinas Sosial Kota Depok kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual dan Sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejateraan Sosial (PPKS) dengan mengangkat tema “Pelatihan dan Keterampilan Kerajinan Tangan bagi Lansia”. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari (29 – 30 Mei 2024) bertempat di Aula Perpustakaan Kota Depok. Peserta kegiatan ini terdiri dari 20 (dua puluh) orang yang merupakan anggota dari Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). Pelatihan ini dipandu oleh instruktur dan asisten instruktur berpengalaman dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Dina. Selama kegiatan, para Lansia dilatih untuk membuat tempat tisu, gelang, anting, bros, dan menghias tutup gelas.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-28 Tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 29 Mei. Pada tahun ini, HLUN di tingkat nasional mengangkat tema “Lansia Terawat, Indonesia Bermatabat”. Di tingkat Kota Depok, Peringatan HLUN Tahun 2024 mengangkat tema “Lansia Bahagia, Depok Berdaya, Indonesia Jaya”. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap Lansia atas peran dan jasanya dalam pembangunan sekaligus bentuk keseriusan Pemerintah dalam mewujudkan Lansia yang bermartabat, mandiri, bahagia, dan sejahtera.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi Lansia untuk berkreasi dan mengekspresikan diri, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian Lansia. Dengan mengikuti pelatihan kerajinan tangan, harapannya para Lansia dapat menerapkan pengalamannya ke kehidupan mereka dengan membuat produk yang nantinya dapat dipasarkan dan menghasilkan nilai jual.
Selama kegiatan berlangsung, para Lansia sangat antusias dan semangat dalam mengikuti pelatihan kerajinan tangan. Kegigihan dan ketekunan mereka dalam belajar menunjukkan bahwa usia bukanlah halangan untuk terus berkarya dan berdaya. Dengan bimbingan para instruktur yang berpengalaman, para Lansia menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam menghasilkan karya-karya yang indah dan bernilai. Setiap jahitan, ukiran, dan rajutan menjadi wujud nyata dari semangat dan tekad mereka untuk terus berkarya dan berdaya.
HLUN ke-28 menjadi momen penting untuk merefleksikan peran penting Lansia dalam masyarakat. Melalui berbagai upaya, seperti pelatihan kerajinan tangan, kita dapat membantu para lansia untuk hidup lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
Credit:
-Dok. Dinas Sosial Kota Depok





