Pelatihan Tata Boga bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi Resmi Dibuka di Lokasi P2WKSS Kota Depok
Depok, 29 Juli 2025 — Semangat pemberdayaan perempuan kembali digaungkan oleh Dinas Sosial Kota Depok melalui kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial Tahun 2025. Kegiatan yang dipusatkan di RW 010, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong ini mengusung tema “Pelatihan Keterampilan Tata Boga bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) di Lokasi P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera)”.
Acara dibuka dengan pembacaan pantun yang hangat dan bersahabat, disusul dengan sambutan dari Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Ibu Yati Sumiaty, S.E, M.Si, yang menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Depok dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui pendekatan keterampilan dan penguatan kapasitas diri. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perempuan rawan sosial ekonomi. Para peserta dibekali keterampilan tata boga selama tiga hari, dengan pendampingan langsung dari instruktur dan asisten instruktur profesional yang tergabung dalam Yayasan Melati Santina Utama. Para peserta dilatih membuat menu ayam rambutan, sup luhoa, korean fish cake, spicy fish finger, dan lukchup.
Kegiatan ini didukung penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok Tahun 2025 dan menjadi salah satu bentuk pelaksanaan program terpadu P2WKSS sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 5 Tahun 2017.
Sejumlah pejabat hadir dalam pembukaan kegiatan, di antaranya Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Ibu Yati Sumiaty, S.E, M.Si, Sekertaris Camat atau perwakilan, Sekertaris Kelurahan Sukamaju, Ketua RW 010, kader PKK, serta tim dari Bidang Rehabilitasi Sosial.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Ibu dr. Devi Maryori, MKM, yang diwakili Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Ibu Yati Sumiaty, S.E, M.Si menyampaikan apresiasi terhadap sinergi lintas sektor yang telah terbangun demi suksesnya kegiatan ini. Beliau juga secara resmi membuka pelatihan tata boga yang diharapkan mampu mendorong para peserta untuk mandiri secara ekonomi, sekaligus memperkuat peran mereka dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kegiatan ini tak hanya menitikberatkan pada keterampilan memasak semata, tetapi juga menyentuh sisi mental dan spiritual peserta sejalan dengan tujuan besar P2WKSS dalam membentuk perempuan yang tangguh, sehat, dan berdaya di tengah tantangan sosial ekonomi.
Dengan diiringi doa dan harapan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari transformasi sosial yang lebih luas, serta menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam upaya pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi peserta dan masyarakat sekitar,” tutup Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Ibu Yati Sumiaty, S.E, M.Si dalam laporannya.
Credit:
-Dok. Dinas Sosial Kota Depok





