WRSE di Bojongsari Diajarkan Cara Membuat Jajanan Pasar Kekinian

Kepala Bidang Rehabiltasi Sosial, Nita Ita Hernita saat berinteraksi dengan salah satu peserta pelatihan. (Foto : istimewa)

 

berita.depok.go.id – Sebanyak 25 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) kelompok Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) di Kelurahan Bojongsari mendapatkan pelatihan tata boga dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok. Pelatihan tersebut diberikan selama dua hari, 9-10 Juni 2021.

Kepala Bidang Rehabiltasi Sosial, Dinsos Depok, Nita Ita Hernita mengatakan, puluhan WRSE diberikan pelatihan agar dapat berdaya dan berusaha dengan keterampilan yang dimiliki. Karena itu, pelatihan tata boga yang diberikan berupa keahlian membuat jajanan pasar kekinian.

“Ini upaya pemerintah dalam bentuk pemberdayaan WRSE agar memiliki ilmu kecakapan hidup. Pelatihan tata boga dipilih agar peserta bisa berjualan panganan yang mudah dibuat oleh mereka,” katanya kepada berita.depok.go.id usai pelatihan tata boga, Kamis (10/06/21).

Dirinya menjelaskan, Dinsos Depok rutin menggelar pelatihan kepada WRSE. Para WRSE merupakan warga yang ada di wilayah Program terpadu Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Kelurahan Bojongsari.

Lanjut dia, dalam pelatihan, para WRSE diberikan keahlian peralatan, konsumsi, snack. Pelatihan ini gratis yang dibiayai oleh Pemkot Depok

“Para peserta kami berikan keterampilan membuat pisang aroma, tahu goreng, minuman kekinian dan sebagainya,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta Elin Marlina (50), warga RW 01 kelurahan Bojong Sari mengaku, pelatihan ini sangat berguna bagi kehidupannya. Sebab, ia menjadi memiliki kecakapan dalam membuat jajanan pasar.

“Terima kasih untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang telah memberikan saya pelatihan secara gratis. Ini sangat berguna, minimal untuk membuat camilan sehat untuk keluarga. Serta sebagai peluang usaha untuk meningkatkan ekonomi saya,” tutupnya. (JD03/ED02/EUD 03)

Leave a Reply